kawan penyair adalah malam.
gurat halus sang rembulan penghibur laranya.
dan riuh belalang di petak sawah adalah kawan diskusi yang jujur dan tak terkalahkan baginya.
dan pelipur rasa sepinya adalah selinting tembakau serak.
dan istrinya adalah waktu, tak terkejar namun setia.
ia seperti tarian senja.
demi apa sang penyair menangis?
demi apa sang penyair berkorban?
adalah sepi yang membunuh pelan dan mendamaikan.
lara sepi yang kini terselip di antara tirai gerimis sisa hujan sore tadi, mendekap seluruh tubuhnya.
basah, di matanya.
Wednesday, December 5, 2012
Lara yang Sepi sang Penyair
Di Publikasikan
Jon Moekidi
pada
Wednesday, December 05, 2012
Advertisement
Advertisement
Tags :
Sajak
Related : Lara yang Sepi sang Penyair
BetrayerHolly SHIT!!.. What've been making you like this! it's sucking my heart deeply, so deep... How could you become a betrayer? Maybe you considering to slaughter me aft ...
Cinta Tanpa Majas Sajakku tak berbalur majas. Sajakku bukan memelas. Hanya kata biasa yang bersih. Tanpa metafora untuk kekasih. Jikalaulah kurang untukmu, maafkanlah. Hanya ini yang ma ...
HujanBumi bersedia menunjukkan kesegarannya tepat waktunya... pagi. Dedaunan kering pun bukan hal remeh semata... dia adalah kehidupan yang basah. Dan seperti cacing-cacing ...
Review Film 'Sang Kiai' [2013] Pada menit pertama bermula film ini langsung memperkenalkan tokoh utamanya, Sang Kiai Haji Hasyim Asy'ari (Ikranagara, 'Laskar Pelangi', 'Garuda di Dadaku'). Pengenalan ...
Wangi SembojaWangi bumi, berbaur wangi semboja. Di pekarangan yang ku diami, tanpa sengaja. Maafkan aku kekasih, tak mampu lagi kutiduri tubuhmu. Jasadku kini terbungkus kain puti ...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 komentar:
Post a Comment