Setiap inchi daratan adalah pentas tarian cintaMu. Setiap kubik lautan adalah tinta 'tuk tuliskan syair untukMu. Dan sehelai nyawaku sebagai pengikatMu.

Showing posts with label Syair Extend. Show all posts
Saturday, October 5, 2013

Ini Cinta Rahwana bukan Angkara

Ini Cinta Rahwana bukan Angkara kafir? pasir? busuk? mabuk? anjing? maling? lalu apa jadinya mimpi jika tak kau perkenankan hadir mene...
Thursday, July 26, 2012

Camar

Aku pergi, seperti camar pagi tadi. berkalung sarung apak keringat dan daki. meninggalkan kehangatan istriku, menuju hawa dingin subuh...
Saturday, May 12, 2012

Shimphoni Airmata

kehidupan, kehidupan, banyak sudah ku menakarmu kehidupan, kehidupan, seperti apa serulingmu mengalun kehidupan, kehiudpan, membisiki teli...
Saturday, April 14, 2012

Maha Pema'af

ma'af tuhan, berikanlah ma'af, padaku, pada manusia rendah yang menghambakan diri pada dunia. seharusnya kau tak perlu kumintai ma...
Sunday, October 24, 2010

Ranum

Alam hayalku penuh senyum. Di lecut Harapan yang kugantung. Waktuku panjang hinga ranum. Berbuah manis bertumpuk menggunung. Ahai... Ge...
Saturday, September 25, 2010

Serdadu, Raja dan Permaisuri

--Sebuah Cerita pendek yang pendek-- (1) Izinkan aku bercerita. Tentang serdadu licik yang tinggalkan medan perang yang di mulainya sendiri...
Tuesday, September 14, 2010

Sedapnya malam, tangis sunyi.

Sebuah Penyesalan. Ketika adanya malam semakin menjemukan. Dan datangnya pagi semakin membosankan, tak ada lagi yang mampu kurencanakan un...